Artikel Utama:

  • Muhammad Berselisih Dengan ALLAH-nya

    Al Baidawi mengatakan, “kalimat yang menyatakan ‘perempuan itu tidak lagi halal baginya’ artinya setelah pasangan ini bercerai... OUR STUPID QUESTION IS: Perempuan yang ter-talak tersebut, setelah diharamkan oleh Allah, KOQ bisa jadi halal kembali lewat PERSETUBUHANNYA DENGAN SUAMI YANG KEDUA?? DENGAN PERKATAAN LAIN: Mengapa Allah harus memakai seks pihak ketiga untuk menghalalkan apa yang terlanjur ditetapkan sebagai HARAM JADAH???
  • Apakah Ada Harapan Bagi Perdamaian?

    Berbicara mengenai proporsionalitas, orang akan bertanya-tanya, mengapa tidak cukup banyak perhatian diberikan pada umat Muslim sipil yang terbunuh dalam konflik-konflik lainnya, khususnya yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Muslim radikal seperti Al Qaeda, Taliban, ISIS dan Boko Haram? Sudah tak terhitung protes yang dilancarkan atas nama 1100an korban-korban Gaza, tetapi mengapa tak ada protes atas nama 1700 orang yang terbunuh di Suriah hanya dalam kurun waktu seminggu di sepanjang pertengahan Juli 2014, atau atas nama 1300 orang lebih penduduk sipil Irak yang tewas di sepanjang bulan Juli?
  • Cara Mengakses Situs Yang Terkena Blokir

    Pemerintah dalam hal ini Depkominfo dan para ulama Islam ternyata sudah sangat resah dengan keberadaan situs-situs anti-Islam yang dengan sangat akurat serta tak terbantahkan telah berhasil menelanjangi kepalsuan-kepalsuan ajaran Islam, dalam hal ini yang didasarkan pada Quran, Sunna Rasul/hadis maupun Sira (biografi Muhammad). Fakta bahwa Islam bukanlah ajaran yang berasal dari Tuhan melainkan hasil pikiran seorang psikopat yang sakit mental dan haus kekuasaan, yang menyebabkan kekerasan dan pembunuhan massal tanpa henti selama 16 abad, bukan lagi sebuah rahasia yang bisa ditutup-tutupi. Untuk itu Depkominfo sangat rajin memblokir situs-situs tersebut. Tapi di era modern yang sangat terbuka seperti sekarang, mungkinkah kebenaran dapat disembunyikan?
  • Piagam Intoleransi Madinah

    Perkataan dalam Quran atau kitab lainnya yang ditulis orang Muslim tidak berarti sama bagi orang lain. Untuk memahami apa yang dikatakan orang Muslim, kita harus memahami makna kata-kata itu dari perspekstif mereka. Para penjahat dalam Islam tidak berarti orang yang melakukan hal-hal yang buruk. Anda dapat melakukan semua perbuatan baik, tapi jika anda tidak percaya kepada Muhammad, maka anda adalah penjahat. Di sisi lain, anda dapat menjadi pembunuh massal, perampok dan pemerkosa, tapi jika anda menyembah Allah dan utusan-Nya dan kejahatan-kejahatan anda dilakukan dengan niat untuk menolong Islam, maka anda bukan penjahat.
  • 9 Fakta Kenapa Puasa Ramadhan Hanyalah Akal-Akalan Muhammad Belaka!

    Perintah wajib berpuasa Ashura yang sudah dijalankan Muslim bersama Muhammad sejauh itu bukanlah puasa Islamik yang datang dari pencerahan atau otoritas Allah. Itu hanyalah sebentuk plagiat terbuka untuk merangkul sana (Quraishy) dan sini (Yahudi). Puasa ini sudah terlanjur dipraktekkan secara publik, namun tidak dihargai apalagi dikalangan Yahudi yang sempat dihina terlebih dulu oleh Muhammad dengan berkata, “Kami lebih berhak dengan Musa ketimbang kalian.” Kaum Yahudi yang lebih tahu tentang agamanya justru mengolok-olok semua rekayasa dan bualan Muhammad. Mereka menolak kenabiannya. Menyatakan tidak ada utusan Tuhan yang mengangkat kenabiannya. Mesias yang ditunggu-tunggu juga tidak berciri seperti Muhammad. Ajarannya beda – rohnya beda. Mujizat Muhammad tidak ada, tak bisa diperlihatkannya. Dia dituduh pendusta, karena namanya tidak tertulis dalam Taurat. Kiblat shalatnya plagiat ke Yerusalem dengan ritualnya yang aneh. Dan kini puasanya kok hasil tiruan Hari Id Yahudi secara mendadak… Semua penelanjangan Yahudi ini membuat Muhammad hilang muka dan penuh amarah. Ia tak mampu berdebat dengan bukti-bukti. Maka dalam kehilangan harga diri yang sebegitu mendalam sehingga ia memendam dendam yang kekal terhadap Yahudi. Sebagai respon kemarahannya, arah kiblat shalat pun segera dialihkannya balik ke Ka’bah Mekah. Taurat mulai dituduhnya palsu. Puasa “Ashura” (10 Muharram) yang sempat dianutnya juga harus digantikan. Dan dia mulai menghina dan menjahati Yahudi dengan menyebut mereka sebagai tikus, babi dan monyet. Inilah yang menandai permusuhan yang kekal dari Muslim terhadap Yahudi.
  • Lailatul Qadar Yang Malang: Sebuah ‘Dimensional Error’ Dari Allah, dan ‘Hasil Lupa’ Dari Muhammad

    Mencoba menyerasikan kekusutan ayat-ayat Allah ini, maka pakar Islam (khususnya Ibn Abbas) mengkaidahkan (baca: mendongengkan) adanya dua lokasi yang berbeda untuk menampung turunnya satu Quran yang sama dari Lauhul Mahfudz! Dan Jibril “diharuskan” bekerja repot dua kali dalam urusan untuk kedua lokasi ini. Lokasi pertama disebut-sebut sebagai dunia langit pertama Bayt Al-‘Izzah (periwayatan lain menyebutkannya Baitul Makmur, berada di langit ke-4, atau ke-3), dimana didongengkan terjadi pen-tanzil-an seluruh Quran sekaligus(tanpa cicilan). Dan selanjutnya dari sana (entah berapa lama tertahan disana) barulah diturunkan sekali lagi wahyu cicilan bertahap kepada Muhammad di dunia selama 23 tahun! Ini adalah mitos gila yang membodohi umat tanpa merujukkan satupun bukti atau referensi. Dari mana seorang Ibn Abbas bisa mendapatkan WAHYU GAIB yang lebih besar dari Quran-nya Muhammad?
  • NONSENSE: Kisah Baitullah Mekah Yang Dibangun Nabi Ibrahim (Part-1)

    Daerah ini (Padang Gurun Bersyeba) masih sangat jauh dari tanah Mekah (berjarak lebih dari 1000 mil) yang belum eksis dan dikenal oleh manusia pada masa itu. Sedemikian jauh dan sulitnya Ibrahim masuk ke Mekah (dan terlebih masuk ke akal), sehingga Muslim harus menteorikan kedatangan sebuah binatang ajaib “Buraq” dari Allah, yang dipakai untuk menerbangkan Ibrahim ke “Mekah” entah dimana. Tentu saja teori sempalan ini dihadirkan agar dapat “menjembatani” sebuah kisah kemustahilan yang dikait-kaitkan dengan Allah.