Artikel Utama:

  • Ada Apa Dengan Muslim Sehingga Takut Baca Alkitab dan Injil? Bagian 2

    Mengapa Al-Quran diwahyukan kepada Muhammad hanya memakai perantara oknum misterius Jibril tanpa TANDA kuasa ilahi? Sedangkan sebelum Muhammad, Tuhan sendiri yang selalu bersabda secara langsung kepada para nabi dan umat-Nya? Kenapa Allah justru menolak/tidak berkenan berbicara dengan Nabi TerakhirNya secara langsung dan dialogis timbal-balik seperti kepada nabi2 Israel? Bukankah ini mirip dengan kasus presiden Jokowi yang tidak berkenan berdialog dengan mantan presiden SBY (re: kasus demo-akbar Jakarta diakhir 2016), sementara semua pimpinan partai lainnya sudah dijamu beliau? Semua pihak pasti bisa memahami apa maksud pak Jokowi dengan mendiskreditkan SBY seperti itu. Dan itulah pula yang Muslim mesti pahami dimana posisi Allah terhadap Muhammad diantara para nabi-nabi lainnya!
  • Ada Apa Dengan Muslim - Sehingga Takut Baca Alkitab dan Injil? Bagian 1

    “Alasan utama kenapa Muslim mengakui terjadinya korupsi pada ayat-ayat Alkitab, adalah karena karena mereka tidak punya pilihan lainnya lagi. [Tidak bisa suruh bakar dll]. Quran yang telah memuji dan membenarkan kitab-kitab sebelumnya, nyatanya berkontradiksi dengan banyak detil-detil dari Alkitab sehingga tak mungkin lagi dikatakan keduanya bersumber dari Tuhan Sejati yang sama…. Muslim diletakkan pada dilema yang amat merikuhkan, dan salah satu jalan yang paling gampang untuk keluar dari belitan dilema ini adalah melemparkan tuduhan bahwa Alkitab telah “terkorupsi secara literal”.
  • Adakah Maulid Nabi Semulia Natal YESUS Almasih?

    Muslim mencari-cari alasan religius yang murni bagi Maulid Nabi. Namun tidak akan tercari kecuali bikinan-bikinan semu belaka. Soalnya Muhammad sendiri dilahirkan dalam kesenyapan, kehampaan kekhususan dan tanda kenabian, tanpa tanda kuasa ataupun mukjizat supranatural. Tak ada gejala, sambutan dan kunjungan malaikat. Tak ada pengumuman apapun dari surga.
  • Setiap Muslim Dipastikan Masuk Neraka – Namun Muslim Masih Terus Membual: “Agama Islam adalah Penyempurna Yahudi dan Kristen”

    Jika dalam agama Yahudi dan Kristen ada keselamatan yang pasti dengan percaya dan berseru kepada Nama YAHWEH atau YESUS - sementara dalam Islam hanya ada neraka yang pasti bagi setiap Muslim; Apa yang menjadi dasar bagi umat Muslim untuk mengklaim bahwa Islam adalah agama terbaik dan penyempurna Agama Yahudi dan Kristen?
  • Islam adalah Penyembahan Berhala

    Orang Muslim ini kemudian berargumen, “Aku tahu dalam hatiku aku hanya berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa. Bukan kepada batu hitam yang terletak di salah satu sudut Ka’bah. Aku berdoa dengan cara yang diajarkan nabi Muhammad SAW. Niatku bersih saat berdoa yaitu aku berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa”. Tindakan anda menggambarkan niat anda. Itu seperti istri anda tidur dengan pria lain dan berkata kepada anda, “Sayang, aku tidaklah kafir karena saat aku di tempat tidur dengan pria lain aku hanya memikirkan dirimu”. Alasan gila seperti ini dapat memuaskan seorang Muslim, namun tidak bagi seorang yang rasional. Tuhan pun tidak bodoh. Jika batu hitam merepresentasikan Tuhan, menghormatinya tentu bukanlah penyembahan berhala. Menyembah sebuah citra/gambaran mengenai Tuhan tidaklah meniadakan keesaan-Nya. Oleh karena batu hitam bukanlah avatar Tuhan dan batu itu disakralkan, maka menghormatinya adalah penyembahan berhala.
  • Ilusi Mereformasi Islam

    Islam bukanlah sebuah kelanjutan dari Kekristenan, sebagaimana yang diklaim oleh Muhammad dan para pengikutnya. Melainkan inti dari ajaran Islam sesungguhnya merupakan anti dari keyakinan Kristen. Kekristenan menganjurkan kemerdekaan manusia, Islam menganjurkan perbudakan manusia. Yang satu membawa pesan pembebasan, yang lain, kepatuhan/tunduk.
  • Aku Akan Murtad Jika YESUS itu Tuhan

    Seseorang yang tidak mengumumkan sesuatu dari propertinya bukanlah berarti bahwa dia tidak memiliki properti tersebut. Jikalau anda seorang bapak yang tidak mengumumkan kepada anak-anakmu : “Aku ini laki-laki”, maka apakah kelaki-lakian Anda menjadi tidak sah, alias bukan laki-laki? Dan anda begitu rentan murtad dan gampang menyangkal iman anda?